Jumat, 12 Desember 2014

Bangunan tahan gempa sangat dibutuhkan di Indonesia terutama daerah rawan bencana

Di Indonesia gempa bumi merupakan gejala alam yang sering terjadi, yang hampir selalu menelan korban jiwa cukup banyak korban jiwa. Korban jiwa tersebut bukan diakibatkan secara langsung oleh gempa, tetapi diakibatkan keruntuhan bangunan pada saat terjadi gempa. Runtuhnya bangunan saat terjadi gempa akan menimpa orang yang ada didalamnya yang dapat menimbulkan korban luka-luka maupun korban jiwa. 

Jiwa manusia tidak ternilai harganya dibandingkan harta benda. Untuk itu korban jiwa saat terjadinya gempa harus dapat dikurangi dengan membuat suatu bangunan dengan kostruksi yang benar. Keruntuhan bangunan terutama yang dibangun dengan konstruksi beton bertulang salah satunya dengan ketidak tepatan dari pendetailan konstruksi.

Bangunan tahan gempa adalah bangunan yang didesain apabila terjadi gempa bumi tetap kokoh dan menjamin keselamatan dan kenyamanan penghuni yang ada didalamnya. Bangunan tahan gempa harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Bangunan tidak mengalami kerusakan pada elemen struktural (bagian dari sebuah bangunan yang menahan beban-beban yang diberikan kepadanya) maupun non-struktural (elemen penutup ruangan) pada saat terjadi gempa ringan.
  • Bangunan boleh mengalami kerusakan yang dapat diperbaikipada elemen non-struktural, sedangkan elemen struktural tidak boleh mengalami kerusakan pada saat terjadi gempa.
  • Bangunan boleh mengalami kerusakan pada elemen struktural dan non-struktural, tetapi bangunan tidak boleh runtuh saat terjadi gempa kuat.


Bangunan tahan gempa harus tepat detail konstruksinya. Ketidak tepatan detail konstruksi dapat menyebabkan keruntuhan bangunan. Contoh pendetailan yang kurang baik antara lain:

  • Kekurangpahaman perencana akan persyaratan detailing dan material untuk bangunan.
  • Kekurangpahaman perencana, kontraktor dan masyarakat akan pengelolaan selama pelaksanaan pembangunan.
Bangunan tahan gempa tidak boleh mengabaikan struktur demi keindahan arsitekturnya. Kekokohan bangunan adalah kualitas yang paling dasar yang dikaitkan dengan kemampuan bangunan untuk menjaga keutuhan fisiknya dan bertahan pada saat terjadi gempa. Struktur yang kokoh merupakan hal yang fundamental. Sruktur harus mampu menyalurkan beban-beban sehingga beban-beban tersebut dapat ditahan.